Posted in Uncategorized

Rekomendasi bacaan sebelum tidur untuk balita

Akhir-akhir ini diberitakan berseliweran buku anak berkonten dewasa, sebagai orang tua jelas kita pasti khawatir. Berikut buku rekomendasi untuk Balita versi saya

1. Asal Mula Namaku

Buku Asal Mula Namaku ini berisi cerita tentang O yg menceritakan asal usul namanya yaitu saat mengandung O, Ibu mengidam onde-onde. O juga punya 4 saudara yg lucu, dengan cerita uniknya masing-masing.

Buku ini cocok untuk latihan mengenal huruf lewat cara yg yg menyenangkan.

Selain buku Asal Mula Namaku, buku-buku terbitan Rabbithole lain juga recommended. Devi Raissa , penulisnya yg seorang psikolog anak tau benar memanjakan imajinasi anak.

2. Seri Cican

Pernah mampir ke channel youtube Mas Waditya? Klo pernah pasti ga asing dengan Cican, karakter kelinci lucu ciptaannya. Dalam kesehariannya Cican berteman dengan Olen, Monsta Dan Meera.

Lewat buku Cican, anak belajar respek dan makin kenal dengan kata ajaib maaf, tolong dan terimakasih. Sebagai reward sudah berkata ajaib, di halaman belakang bisa menempelkan sticker Cican yg lucu.

3. Traveling Man – James Rumford

Buku ini berisi catatan perjalanan Ibn Battuta yg diceritakan kembali oleh James Rumford yg juga seorang traveler. Dengan gambar warnawarni, membacanya membuat berasa jadi ikut keliling dunia. Naik unta di Tunisia, mengagumi indahnya langit Mesir dan kebaikan hati penduduknya yg berhati luas seperti sungai Nil, ditabrak badak bercula di Samarkand hingga terombang-ambing  di laut Jawa.

4. Teddy’s Toy Cupboard

MnS ngeluarin buku? Saya juga baru tau. Bukunya pop up nya cukup keren karena saat Teddy memainkan mainannya semua bisa bergerak. Lempar2an bola, mainan kereta api di kamar, sampai boneka bebek di bath tub. Di akhir-akhir cerita anak ikut membantu Teddy menyimpan kembali mainan ke tempatnya.

Buku ini cocok untuk mengajarkan anak bertanggung jawab membereskan mainan setelah bermain.

Advertisements
Posted in Uncategorized

Hantu bernama TORCH

Tuhan selalu punya caranya sendiri untuk memberi kejutan, yg menyenangkan ataupun sebaliknya. Atau malah keduanya didatangkan bersamaan. Seperti yg saya alami 2 tahun lalu. Tuhan mendatangkan Zaidan bersamaan dengan TORCH. Dua nama yg begitu membekas di hati saya, nama yg pertama disebut merupakan kejutan super membahagiakan sedangkan yg terakhir disebut jadi kejutan yg sempat membuat dunia terasa berhenti berputar untuk saya.

Awal perkenalan dengan TORCH

Malam itu, setelah mengantri sampai jam 11 malam untuk periksa kandungan. Akhirnya tiba juga giliran saya. Yep jam 11,ini juga yg jadi alasan untuk periksa ke obgyn lain selama 4 bulan berturut-turut. Di usia kandungan yg kelima entah kenapa saya begitu keukeuh ingin banget balik lagi periksa ke dokter yg sama dengan kehamilan sebelumnya walaupun artinya harus lama antri. Ini perlu jadi catatan, jangan mengabaikan intuisi. Begitu selesai USG, beliau hanya bertanya “Dokter sebelumnya bilang apa?” saya dan suami cuma berpandangan bingung dengan pertanyaan dokter yg menurut kami ga wajar. Saya langsung merasa ada yg salah dan lemas seketika saat dugaan salah itu diperkuat hasil USG. Dokter kemudian meminta saya untuk segera tes TORCH. Nama yg super asing buat saya.

TORCH? 

TORCH adalah singkatan dari TOxoplasma, Rubella, Citomegavirus (CMV) dan Herpes. Menurut hasil lab, kemungkinan diawal kehamilan saya terkena Toxoplasma dan Rubella. Dokter bertanya saya punya hewan peliharaan apa dirumah hingga paparan tiap harinya membuat indeks CMV yg ada ditubuh saya begitu tinggi.

Keterbatasan pengetahuan yg saya miliki hanya mencerna bahwa virus tokso itu berhubungan dengan kucing. Ternyata semua hewan peliharaan yg penampakannya lucu baik itu anjing, kucing, hamster dan kelinci berpotensi sebagai pembawa virus TORCH.

Dokter bercerita salah satu pasien yg kasusnya mirip dengan saya-pasien dengan indeks CMV tinggi, ga ngeh klo di belakang rumahnya ada peternak ayam. Walau terhalang tembok, tapi virus tetap bisa menyebar lewat udara.

TORCH menyerang janin, maka tingkat kerusakan yg dibuatnya membuat dokter memvonis bayi diperut saya tidak bisa bertahan hidup lama setelah lahir. Ada 2 opsi yg diberikan, menunggu hingga umur kandungan 9 bulan dengan resiko kembali di Caesar  atau diusahakan secepatnya lahiran dibuat normal. Keduanya pilihan tetap akan berujung sama, bayi saya tidak akan berumur lama. Oh TORCH, you’re such a silent killer.

Apa saja gejala TORCH ? 

Selain membaca hasil tes lab , rasanya sulit mendeteksi keberadaan TORCH di tubuh. Saya berusaha mengingat hal janggal apa yg terjadi selama hamil, selain gatal2 kemerahan di leher – belakangan saya baru tahu kemungkinan itu gejala Rubella. TORCH memang tidak bisa diketahui langsung, cara memastikannya memang hanya dengan tes lab.  

Bagaimana cara menghindari TORCH? 

Terlepas dari yg namanya takdir, usaha-usaha yg bisa kita lakukan selain berdoa antara lain :

  •  Tes TORCH lengkap ke lab terpercaya, sebagai bagian dari perencanaan kehamilan. Harganya untuk tes komplit lumayan, tapi bakal jadi ga seberapa kalau dibandingkan dengan kerugian kalau udah kena.
  • Menghindari makan makanan yg tidak dimasak matang seperti sate yg dibakar dari daging mentah, sushi, steak dengan tingkat kematangan rare, masakan dengan daging unggas yg tidak dimasak matang.
  • Tidak makan lalaban, sayur mentah di salad atau karedok lebih baik direbus atau dicelup dulu ke air panas walau sebentar. Toxoplasma dapat hidup di tanah dalam jangka waktu tertentu, dari sinilah toxoplasma menyebar lewat hewan dan sayuran.
  • Jika punya hewan peliharaan, diusahakan rajin membersihkan kotoran dan kandangnya. Dipastikan juga mereka sudah divaksin.

Ditulis sesuai tema minggu ke-7 ‘Arti sebuah nama’

1minggu1 cerita

Posted in Uncategorized

Mencari masalah

Siapa sih yg hidupnya doyan nyari masalah ? ga ada kan ? Secara kalau  kata Lenka kan “Trouble will find you no matter where you go” yg mana (untuk orang normal) berarti  masalah yg nyamperin kita, bukan sebaliknya.

Selama satu bulan ini saya bermasalah untuk cari masalah penelitian yg bisa jadi bahan skripsi. Untuk pertama kalinya dalam 4 tahun kerja di Lembaga Penelitian tempat saya bekerja , super amazed dengan peneliti-peneliti yg produktif ngajuin penelitian. Kok bisa ya dalam satu tahun mengajukan beberapa judul penelitian untuk lalu menerbitkan jurnal. Lah saya? 1 aja kok sulit banget dapetnya ? Emang sih jawabannya jelas-jelas ada di kapasitas otak hehehe
31944415_1300149656783536_7351592003261431808_n.jpg

Kadang pas lagi diem air mata saya netes karena ngerasa bener-bener no clue, lagi nyuci piring keingetan air mata netes lagi, sampe pas jemur baju netes terus saking desperatenya. Akhirnya setelah baca-baca banyak jurnal sampailah ke 1 judul yg walaupun ga yakin-yakin amat tapi nekat saya ajuin ke dosen, dannnn ditolak dengan alasan “kayaknya kamu ga yakin sama apa yg bakal kamu teliti deh!” huahahahahaha harga diri men !

Kata2 pertama yg saya tanya ke dosen begitu ditolak adalah “Ibu kapan saya bisa ketemu ibu lagi?” dan dosennya jawab “2 hari lagi, bisa?”
Kalimat “2 hari lagi, bisa?” ini yg kemudian jadi trigger untuk bikin mikir keras.
Hari pertama berlalu tapi masih yakin bisa dapet ide di hari ke dua. Hari ke dua bangun pagi mual hebat ngerasa stress berat,  tapi diyakinin suami dan disuruh banyak berdoa.
Sampai…. pas rapat dan iseng merhatiin neraca 5 taunan terus itung-itungan iseng dapetlah yg namanya masalah !

Malemnya begitu nyampe kampus ketemu Dosen wali di yg udah mau pulang di parkiran, beliau nanya-nanya sebentar dan ga nyampe 3 menit proposal pun diterima!
Dosen wali saya cuma senyum terus ngingetin untuk konsisten ketemu dosen pembimbing yg ditunjuk
Alhamdulillah, malem ini si last minute student bisa tidur tenang .

Posted in Uncategorized

Great Breakfast

Breakfast is one of wise way to start a day.
Well, this is the ah-mazing breakfast ever

Isn’t it so brilliant to create a choco flakes when everybody crazy for ma icih chips likes ?

Be surprised that just a teaser, ready for the full version

taraaaaaaaaaa Mini GIFs and PixelsMini GIFs and PixelsMini GIFs and PixelsMini GIFs and Pixels

wanna some?

U can get ’em here

Happy Friday all, lets say TGIF on this sunny morning