lesson

Berkenalan dengan mas Gregorian

     The awkward moment is when my hubby start to put Gregorian music in his playlist then play it all the time. All the time disini adalah siap2 mandi, bangun tidur, Mau tidur, mau makan dan bahkan motong rumput *doh ! Rumah pun bagai difogging pake musik gregorian.
Sebagai newbie di dunia perGregorianan saya pun tertarik nyari dan jadi tau bahwa si musik Gregorian muncul diabad pertengahan, dimasa Paus Gregorian. Dan si buku sakti bikin saya nyasar ke Paus Gregorian XIII yg menetapkan sistem kabisat pada dasar perhitungan kalender sekarang. Entah Paus Gregorian yg sama atau bukan, buat saya ini jauh lebih menarik ketimbang musik Gregorian *big grin
     Jadi pada awalnya salah satu perhitungan kasar untuk pencatatan hari, cukup dengan memberi tanda garis di pohon atau batu setiap matahari terbit. What a cool activity !

image

Cara lainnya adalah dengan menandai perubahan bulan. Bukan ! Bukan untuk tau kapan berubah jadi werewolf. Mereka mulai menemukan pola bahwa satu full moon ke full moon berikutnya butuh waktu 28 1/2 hari, inilah yg kemudian menjadi dasar perhitungan month atau bulan.
Tidak hanya itu, mereka juga mulai mengobservasi bahwa datangnya musim dan munculnya gugusan bintang tertentu tiap bulan membentuk pola beraturan. Gugusan yg kemudian mereka beri nama Crab, the Great Bear dan the Lion akhirnya disebut konstelasi bintang atau rasi. Setiap 12 bulan sekali setiap rasi muncul lagi di tempat yg sama. Inilah yg kemudian jadi dasar perhitungan tahun sekaligus yg sekarang kita sebut zodiak . Crab yg muncul pertengahan Desember sampai pertengahan Januari jadi zodiak Capricorn, atau the Lion yg muncul pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus jadi zodiak Leo.
Nah jadi penamaan bulan Agustus atau Juli itu asalnya dari mana ?
Di kemudian hari, konsep perhitungan 12 bulan dianggap tidak sesuai oleh bangsa Romawi kuno karena hanya punya 360 hari, konsep ini dianggap membuat satu tahun jadi lebih pendek sekitar 6 hari dibandingkan dengan waktu yg dibutuhkan bumi untuk mengelilingi matahari.
Maka itulah Julius Caesar yg paham kalau satu tahun sama dengan 365 hari ditambah kurang lebih 6 jam merevisi, Julius mendeklarasikan penambahan 6 jam ini disimpan dan akan diakumulasikan ke tahun berikutnya yg berarti setiap 4 tahun sekali akan ada satu tahun yg berjumlah 366 hari.
Sayangnya sistem kalender ikut berubah sesuai perubahan kekaisaran. Dimasa kekaisaran Augustus perhitungan tahun dimulai dari bulan Maret dan berakhir di Februari. Inilah jawaban kenapa September yg kita tau bulan ke-9 dalam bahasa Latin berarti tujuh dan terdengar ga relevan untuk kita sekarang yg memulai tahun baru dari Januari.

# Januari diambil dari Janus , dalam mitologi Romawi Janus dilambangkan bermuka 2, saling membelakangi sebagai representasi masa depan dan masa lalu.
# Februari berasal dari Februa , festival untuk penghormatan roh orang yg sudah meninggal
# Maret diambil dari Mars si dewa perang dalam Mitologi Romawi
# April dalam bahasa Latin berarti membuka, karena April jadi bulan pembukaan musim panas.
# Mei mungkin dari Maius Jupiter sang dewa pertanian sekaligus raja para dewa.
# Juni untuk menghormati Juno istri dari Jupiter.
# Julius Caesar dan Augustus kedua kaisar yg ingin terkenal dalam sejarah perkalenderan mengabadikan nama mereka jadi nama bulan Juli dan Agustus.
# September, Oktober (Octo), November (Novem), Desember (Decem) untuk berhitung dari 7 sampai 10 dalam bahasa latin.

     Balik lagi ke masa pergantian kaisar yg ikut juga merubah sistem perhitungan kalender, masuk ke bagian penting nih! Di tahun 1582 Paus Gregory XIII memutuskan untuk merombak perkalenderan dengan menghilangkan 10 hari ditahun ini untuk menjaga keakuratan perhitungan kalender dimasa depan. Aturannya setiap 4 tahun sekali akan ada tahun kabisat kecuali tahun pertama dalam setiap abad. Jadi tahun akan  jadi kabisat jika bisa dibagi 400. Inilah makanya dalam kalender Gregorian tahun 1600 dan 2000 termasuk kabisat, tapi tidak untuk tahun 1700, 1800 dan 1900.
Dialah yg menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya tempat-tempat bagi perjalanan bulan itu supaya kamu tahu bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yg demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yg mengetahui.” (QS. Yunus-10:5)
     Sampai sekarang perhitungan kalender yg umum memang berdasarkan sistem matahari. Tapi sebagian tempat masih ada yg menghitung tahun berdasarkan budaya atau agama. Seperti kalender Islam memulai tahun  622 setelah masehi, dimana nabi Muhammad hijrah ke Madinah dan disebut tahun hijriah. Di Cina kalender Gregorian jadi perhitungan resmi, dihitung dari awal kekaisaran Huangte. Jepang memulai perhitungan tahun dari rezim kaisar Jimmu. Sebagian bangsa Armenia dan Yahudi malah percaya bahwa manusia diciptakan tahun 3760 sebelum masehi. Ethiophia bahkan jadi unik karena 1961 untuk kita, jadi 1954 untuk mereka ! secara mereka galau untuk ikut perhitungan negara bagian Eropa mana selama 7 tahun.
Yg paling baru jadi trending topic ada perhitungan kalender suku Maya dan  isu kiamat yg bikin banyak orang resah.
     Terlepas dari bagaimanapun perhitungannya, yg jelas bumi berikut tata surya semakin tua dan begitupun kita. Seperti sistem perhitungan kalender yg diawali dengan mencari pohon buat dicoret dan makin lama makin kompleks seiring dengan berkembangnya pola pikir manusia. Saya pun berharap apa yg saya bagi meskipun sederhana tapi bisa bermanfaat.
Btw, thanks to Gregorian music which made me wrote this much ! 🙂

Sumber : The Golden Treasury of Knowledge vol 4, Golden Press New York.
 

Advertisements

8 thoughts on “Berkenalan dengan mas Gregorian

    1. Iya keren proses dari mulai cuma ngegarisin pohon sampe jadi kalender !
      “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” [QS Ali ‘Imran 3:190-191]

  1. setelah membaca dengan ‘serius’ akhirnya dapat juga message yang ingin disampaikan tulisan ini; well . . . ini adalah cara seorang Ala menceritakan asal mula penamaan nama bulan dalam kalender tahunan plus dinamika angka dalam penentuan jumlah hari dalam setahun, sangat informatif (: ternyata semuanya akan terkoneksi ketika kita mau merangkai satu alur dengan alur yang lain ya, hehehhe.. bermula dari music Gregorian berakhir di nama-nama bulan… KEREN 😀

    1. Thanks Addicthursme, tersipu2 nih dibilang keren 🙂
      Suka dong tulisannya dibilang informatif, sebenernya si penulis amatir ini mencoba untuk informatif karena bahasannya lumayan rada serius dan ga mau menyesatkan yg baca dengan nulis asal.

  2. sebenernya kurang suka dengan penaggalan romawi, dan siapa pula yang menetapkan hari minggu itu kebanyakan orang libur.

    Tapi harus diakui, mereka lebih awal menetapkan kalender. Kalendernya lebih banyak digunakan. Walaupun pada masa masuknya islam di indonesia hingga 80an, kalender Islam sebenarnya yg banyak digunakan di Indonesia. terlihat dari tradisi, muludan, malam satu suro, dan lain lainnya.

    1. Suka ga suka, nerima ga nerima dan ngaku ga ngaku emang harus diterima karena yg menetapkan Minggu sebagai hari libur ya lagi2 berasal dari kebudayaan Romawi kuno juga. Minggu jadi hari orang Romawi kuno di Italia beribadah sehingga membuat mereka libur bekerja di hari Minggu. Karena hari ini dianggap penting maka ditandai merah (penjelasan kenapa ada warna merah di kalender). Nah karena Romawi banyak menguasai negara2 Eropa dimana kebiasaan2 mereka juga diterapkan di daerah yg jadi kekuasaan dan Belanda yg bikin Indonesia terjajah adalah salah satunya. Secara berabad-abad juga yah no wonder kebiasaan Walanda teh nempel di Indonesia. Klo mau lebih jauh lagi ada hubungannya sama kepercayaan pagan yg bisa dibaca di The Da Vinci Code nya Om Dan Brown.
      Kebanyakan libur ? 2 hari libur dan 5 hari kerja? masih mending dong ketimbang dibalik jadi 2 hari kerja dan 5 hari libur? 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s