food · From Bandung with love

Kopitiam Oey Braga, wajah baru Populair

Sejak liat liputan di TV tentang Bondan Winarno dan Kopitiam Oeynya, saya tertarik buat nyoba.  Tapi sayang tempatnya bukan di Bandung.
Asiknya sekarang Bandung punya Kopitiam Oeynya sendiri! dan lebih horenya lagi tempatnya di toko Populair yg lama kosong, tampak mati dan selalu bikin penasaran untuk dimasuki.
Semoga ini jadi contoh untuk para pemilik bangunan tua untuk lebih cerdas memanfaatkan bangunannya untuk jadi sesuatu yg lebih bernilai ketimbang dijadiin FO

  sekarang

Foto kiri (diambil dari sini) :  Terlihat pasangan (dengan baju vintage 😛 ) jalan-jalan atau mungkin malah baru keluar dari Toko Populair yg pada saat itu merupakan toko kelontong dan alat listrik

Foto Kanan : Populair kini
Selain plang berdiri yg hilang, bentuk asli bangunan tetap dipertahankan, keren nya dengan no telepon yg masih sama (no telepon yg konon jadi salah satu yg paling mahal karena 4 digit ekslusifnya) .

Okaaay, back to Kopitiam.

Untuk saya, tempat ini memang unik. Dari mulai tampilan bangunan, hiasan-hiasan yg dipajang, kursi makan hingga menu  yg dibuat seperti majalah lama membuat kita ikut masuk kedalam kedjadoelan nya.

 

Meskipun Kopitiam berarti warung kopi, menu disini ga melulu kopi. Ada pengganan seperti lumpia, kroket, sandwich sampai roti prata. Untuk menu yg lumayan ngenyangin selain aneka nasgor ada juga spaghetti, soto dan beragam pilihan menu dengan nama yg unik-unik seperti nasi ajam petak sembilan, soto tangkar, dan sego ireng.
Untuk bumbu tambahan, semua sambal dan kecap disini dipastikan aman tanpa pewarna buatan.

Djoes Apel & Ijs soda
Ijs Kopi Susu IndoTjina
Milo Dinosaurus

Buat nyoba Gudeg Yunapnya saya pilih Mangut Iwak Peh, jangan bayangin lagunya trio macan ya. Karena ikan  dimangkoknya sama sekali ga bisa nari sambil menggelinjang apalagi sambil goyangin kepala kesetanan :D. Tapiii rasanya mantep banget lah, ga ada anyir khas ikan  !

Tertarik nyoba ?  coba sendiri dan rasakan bedanya warung kopi ini dengan warung kopi-warung kopi lainnya, dijalan paling romantis seBandungraya versi saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s