Uncategorized

Kaskus Movie Night Out

Da Journey start here

penampakan undangan

Jumat malam lalu saya dan Aa jadi salah satu dua kaskuser yg beruntung dapet invitation untuk acara Kaskus Movie Night Out. Berindia-india an sepanjang jalan dan nyampe juga di bukit pakar timur yg dingiiiiiiiin colddengan selamat sentausa.

Seumur- umur tinggal di Bandung, ini pertama kalinya saya masuk ke Sunaryo Art Space. Daaaaan ternyata tempatnya cozy banget, dari awal datang udah disambut pohon lampu dan patung banteng saurus, lampion juga ada dimana-mana

*berencana kesini lagi untuk ngopi dan ngedate

Beruntungnya pas datang, antrean di red carpet ga begitu panjang. Jadi undangan cukup ditunjukin ke igo-igo yg cantik untuk dituker sama goodie bag yg isinya stikes kaskus, kaos, kipas, majalah film dan kupon-kupon imut yg nantinya bisa dituker di booth foto dan tarot, da important thing here adalah ada kupon yg bisa dituker sama makanan – si souvenir berharga saat hujan apa yg kurang coba?

welcome goodie bag
ples - ples dipasangin gelang juga πŸ˜€

Berhubung hujan ga reda juga, acara yg rencana awalnya mau diadain di amphiteater jadi dipindah ke ruang sayap.

Buat appetizer malem itu , diputer film-film indie hasil karya anak-anak Bandung yg kreatif

Dimulai dari film Rasa Rindu, dimana kita diajak melihat dunia dari sudut pandang seorang wanita tunarunggu, lanjut ke The Inspiration – tentang hubungan persahabatan yg seru dan warna-warni dan terakhir ditutup sama Wawan dan Wati. Spesial untuk yg terakhir ( yg mana saya curiga ntu film pengalaman pribadi yg bikin ), agan Angga Hamzah- sutradaranya hadir….ternyata sama sekali ga mirip Wawan .

Acara puncaknya screening Paris Je T’Aime , ditemenin sama popcorn kaskus dan bajigur panas ( heavennnnn ) .

Film ini isinya kumpulan 20 cerita pendek buatan sutradara-sutradara seluruh dunia dengan tema Paris dan cinta (sesuai judul lah ya) dalam berbagai bentuk. Cinta pria dan wanita, cinta sesama jenis, cinta ke makluk lain jenis (vampire ) cinta orang tua dan anaknya meskipun si anak udah beranak, cinta pasangan yg akan menikah, cinta yg berusaha dipertahankan saat pernikahan sampai di masa-masa bosan, sampai cinta yg bentuknya jadi berubah saat sepasang suami istri memutuskan untuk tidak lagi bersama.

Yang buat salut, perpindahan dari satu film ke film baru bisa ga kentara dan bikin ga sadar kalau kita sudah masuk di film beda judul .

Yep, film ini bikin saya jadi setuju kalau Paris memang kota yg romantis di tiap sudutnya.

Btw, film yg menurut saya paling oke judulnya Tour Eifeel, tentang anak laki-laki yg cerita tentang bagaimana ayah dan ibunya bertemu. Keduanya yg sama-sama badut, punya cara yg unik untuk ketemu tanpa sengaja di penjara dan jatuh cinta. How I met your mother???? leewaaaatttt.

Di akhir pemutaran film ada bagi-bagi hadiah. Lucky me for grabs one of their goodie bags gift, karena ternyata pas dibuka dirumah didalemnya ada flash disk. Alhamdulillah akhirnya dapet ganti flash disk Aa yg ilang dengan misterius.

goodie bag yg ternyata ada fd nya

Akhirnya hujan pun reda, dan perform Pure Saturday jadi penutup acara dengan manisnya.

Thanks Kaskus dan Telkomsel

Romantis tidak berarti harus ke Paris,

nonton Paris Je T ‘ Aime, ikutan bernostalgila nyanyi -nyanyi di live perform Pure Saturday ditemenin Aa dan Kaskuser se Bandung sambil bawa pulang seabrek hadiah juga bisa jadi romantis.

What a romantic nite

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s