Posted in happiness, parenthood

Misi Roket Ranger Kuning di Jejakecil

Sehabis baca pengalaman seru Eva di Jejakecil  , saya jadi tertarik untuk ajak Feris main disana. Seperti biasanya, kegiatan jejakecil bisa dilihat di Instagramnya

Anak-anaak! Setelah 2 minggu ini bermain di dunia superhero, minggu depan kami masih akan mengajak anak-anak main ke dunia superhero bertemu dengan ranger kuning. Ranger kuning akan meminta pertolongan anak-anak untuk membuat (roket)roket lho! Waaa anak-anak ada yg tau roket itu apa? Nanti kakak-kakak akan membantu anak-anak membuat roket untuk ranger kuning dengan menggunakan motorik kasar, motorik halus, kekuatan oral motor, dan auditori. Dan kali ini ranger kuning juga akan mengajak anak2 bermain berbagai permainan science sederhana..! Ada apa saja yaa?? Yuk anak-anak kita bermain bersama ranger kuning membuat roket! Langsung saja daftarkan buah hatinya bermain di Jejakecil dengan cara mendaftarkan via line atau wa di contact yg ada di bio kami! Ditunggu ya anak-anak hebat! #rumahbermainjejakecil

A photo posted by Rumah Bermain Jejakecil (@jejakecil) on

Keren kan tema nya? Saya pun makin penasaran
Akhirnya di Sabtu siang, Feris menuntaskan kepenasaran ibunya😀

Diawal acara kakak-kakak di Jejakecil mengajarkan memulai dengan berdoa dan memberi semacam pengarahan dengan bahasa sederhana untuk kegiatan yg akan diikuti 2 jam kedepan. Ceritanya, Ranger kuning menghilang dan butuh pertolongan teman-teman. Disini anak diasah kemampuannya untuk bisa menyimak dan mau mendengarkan orang lain. Orang tua tetap bisa melihat kegiatan dari tempat yg telah disediakan. Sesekali Feris menoleh untuk memastikan Baba dan Ibunya ga jauh-jauh.

img_20160924_141226
Kak Vanny sedang berkomunikasi dengan Ranger Kuning, semua serius mendengarkan😀

Sempat khawatir acara jadi ga seru, karena mendung sudah mengintai sejak datang di tempat. Tapi ternyata Jejakecil konsisten sama caranya untuk mengajak anak bermain di alam terbuka.

 

img_20160924_145322

Dengan jas hujan yg sudah disediakan, anak-anak bisa tetap bermain diluar. Disini juga untuk pertamakalinya Feris diperkenalkan dengan percobaan Science sederhana.

 

Dengan baking soda dan cuka, anak-anak takjub dengan keajaiban balon yg bisa mengembang tanpa ditiup. What a fun science experiment for kids !
Feris amazed dengan larutan kimia pertama yg dibuatnya  :)

Setelah dibuat takjub, anak-anak dilatih kemampuan motorik halusnya dengan menghias roket yg akan digunakan untuk menolong ranger  kuning. Menyenangkan karena hasil tempel-tempel di roket ini bisa dibawa pulang.

img_20160924_151359

Setelah 2 jam bermain bersama, permainan ditutup dengan atraksi kakak Jejakecil yg menerbangkan roketnya. Feris dan teman-teman kembali dibuat takjub :)

Thanks Jejakecil sudah jadi tempat alternatif bermain outdoor sambil belajar dengan tema menarik, anak-anak bisa bereksplorasi dan berkreasi dengan cara menyenangkan.

 

Posted in lesson

Kuliah lagi

Berhubung  diumumin tema minggu pertama September #1minggu1cerita adalah sekolah dan itu berbarengan sama tabungan dikeruk buat bayar semesteran (curcol), jadinya yg pertama kepikiran buat ditulis yaini. Tentang saya yg sebelumnya ngerasa too cool for school tapi ujung-ujungnya balik lagi sekolah.

Diawali dengan pengalaman depresi  akhir tahun lalu dimana saya harus kehilangan anak ke2. Rasanya dunia saya terhenti, saya merasa ga punya apa-apa dan jadi orang paling merana sedunia kayak awkarin #eh. Suami kemudian menantang saya untuk kuliah lagi, biar ga galau melulu untuk menyibukkan diri. Okay, challenge accepted!

Hari pertama kuliah, rasanya campuran antara geli+excited secara terakhir liat dosen didepan kelas itu udah sekitar 10 tahun lalu, kepikiran anak yg selama kuliah ikut nunggu bareng babanya dan jadi harus ikutan pulang malem (FYI, saya kuliah sampe set10 malam) sekaligus merasa asing ketemu orang-orang baru.
Beruntung akhirnya dipertemukan dengan teman2 baru, dimana akhirnya kami ber 5 bikin grup wasap ‘Kami Ingin Jadi Sarjana’. Lucu ya namanya, ya memang kenyataannya kami ingin jadi sarjana- dengan alasan masing-masing. Ada yg alasannya karena ingin berhenti  dibego2in dan diremehin senior di tempat kerja gegara belum sarjana, getaway dari belum siap punya anak padahal sebelumnya ngerasa siap nikah muda sampai untuk move on karena batal menikah. Alasan-alasan yg ga enak ini jadi motivasi untuk semangat kuliah.screenshot_2016-09-18-22-06-11_com.whatsapp.png

Satu semester akhirnya terlewati dengan penuh keseruan. Seru karena dipaksa lagi untuk mau baca dan belajar materi seputaran pajak, audit dan perakuntansian yg sebelumnya udah dipacking kenceng di gudang otak, tugas kuliah juga seringnya dikerjain sambil nyuri2 waktu di luang kantor. Pernah karena dikantor ga memungkinkan sementara tugas harus dikumpulkan besoknya, sayapun begadang mengerjakan tugas sambil menyusui anak. Kurang seru apa coba?

Harus diakui, kuliah lagi sambil bekerja dan mengurus suami+anak memang ga mudah. Saya dituntut untuk bisa lebih baik membagi waktu. Walaupun berasa akrobat setiap harinya, tapi saya percaya apa yg sedang diusahakan sekarang pasti akan seimbang dengan hasil yg didapat dikemudian.

screenshot_2016-09-18-22-53-56_org.wordpress.android_1474214079679.jpg

Menulislah walau #1minggu1cerita

Posted in quote

Surat terbuka untuk kamu, iya kamu !

When you judge another, you do not define them, you define yourself

Saat saya menawari tumpangan karena kebetulan searah dan kamu menilai saya pamer kendaraan baru.
Kamu salah.
Saya tulus menawarkan tumpangan karena saya tahu bagaimana rasanya ingin cepat sampai dirumah untuk rebahan di kasur setelah lembur.

Saat melihat saya lebih memilih untuk menitipkan anak di Daycare ketimbang kepada orangtua dan kamu menilai saya tidak punya hubungan yg harmonis dengan keluarga.
Kamu salah.
Saya justru ingin tetap menjaga hubungan yg harmonis dengan tidak membenani mereka dengan apa yg harusnya jadi tanggung jawab saya sebagai orang tua.

Saat melihat saya lebih suka membawa sendiri bekal makanan yg saya masak dirumah ketimbang makan siang di luar kemudian kamu menilai saya pelit untuk mengeluarkan uang makan.
Kamu salah.
Ada kepuasan tersendiri saat bisa memasak  untuk keluarga. Selain lebih sehat juga bisa menentukan sendiri menu yg dimau.

Saat kamu tidak melihat saya ikut shopping belanja baju, sepatu atau tas bareng2 lalu kamu menilai saya ga menikmati hidup.
Kamu salah.
Tiap orang punya cara sendiri buat menikmati hidup, cara kamu dan saya beda.
Saya lebih milih ga punya baju baru ketimbang ga punya buku baru😀

Tiap orang dewasa selalu punya alasan untuk pilihan yg diambil. Saya ga mempermasalahkan pilihan-pilihan kamu, ada baiknya kamu melakukan hal yg sama terhadap saya. As simple as that.

Tulisan ini buat kamu yg lebih suka ngomong sama pantat saya ketimbang ngomong dimuka. Jika kamu diizinkan Tuhan untuk baca ini, congrats ! now you know you were wrong. By judging me, you define yourself.

Posted in cooking mama

Puding Tanpa Agar

Apa ya istilah untuk kondisi tubuh yg nolak makanan tertentu ?
Ada orang yg seumur hidupnya ga bisa menikmati nasi seperti orang Indonesia kebanyakan karena setiap makan nasi selalu diikuti mual hebat, untuk saya sendiri efek mualnya keluar setelah mencoba makan apapun yg berbau TAHU selain tofu telur (padahal itu kan tahu juga ya?) . Nah kebetulan, saya jadi ibu yg diberi karunia untuk punya  anak yg mual setiap makan agar-agar.
Trust me, I tried to make pudding with many different brands and still not works.
Sampailah kenal cookpad dan iseng nyari resep puding tanpa agar-agar. Iseng yg menyenangkan karena pada akhirnya Feris bisa makan puding . Yay !
Nah buat para mama kece yg punya masalah sama, saya share resepnya :

PUDING TANPA AGAR-AGAR

Bahan :
250 ml susu cair
40 gr coklat, dirajang halus
50 gr gula pasir
1/8 sdm garam
1 sdm coklat bubuk
1 sdm maizena
1/2 sdm tepung beras

Cara membuat :
* Aduk rata dalam keadaan kering semua bahan kecuali susu cair dan coklat dalam satu wadah, kemudian tuang susu cair sedikit demi sedikit. Kemudian kembali aduk rata.
* Masak dalam api sedang sambil terus diaduk
* Setelah meletuk dan mengental, masukkan potongan coklat. Aduk hingga tercampur semua
* Tuang kedalan cetakan, biarkan hingga benar-benar dingin lalu simpan di kulkas

Kebetulan hari ini bikin, dan ludes. Saking sukanya sampe jilatin sendok pas udah abis di wadahnya. Perasaan saya? jelas seneng banget, yg paling penting Feris bisa makan puding tanpa diikuti muntah setelahnya.
DSC_1146[1]

Teksturnya memang ga sekenyal puding pake agar-agar, tapi lembutnya pake banget udah gitu bikinnya gampil .
Mangga dicoba, semoga bermanfaat🙂

 

Posted in cooking mama, Pleasure

DIY Jamu

Semua pasti tau jamu atau setidaknya pernah minum jamu kan?
Pernah pengen tau gimana cara bikin sendiri jamu yg suka dibawa mbak-mbak jamu gendong?
Kemarin saya dan beberapa ibu lain yg tertarik untuk tau jamu lebih jauh, ikutan mini workshop DIY jamu yg diadain  Pustakalana Parents Club dan Djamoe ID.
DSC_1100DSC_1098

Sekarang jadi tau,  ternyata jamu berarti Jampi Usoro.
Jampi = Mantra dan Usoro =Obat dalam bahasa Jawa.
Kenapa obat mantra? karena dulu para tabib di jaman Majapahit menjadikan jamu sebagai obat yg dalam pembuatannya pake mantra, ada nilai magisnya – ga rebus2 biasa.

Dalam waktu satu jam, Teh Nunun – pemilik Djamoe ID mengajari langsung gimana caranya bikin 2 jamu yg paling umum . Beras kencur sama kunyit asam. Yg bikin jadi makin menarik ternyata kita juga bereksperimen dengan menambahkan toping jamu sesuai selera dan kebutuhan seperti Rosemary yg bisa bikin aroma jamu lebih enak, mint atau jeruk nipis yg bisa memberi efek menyegarkan, kayu manis untuk penghilang sakit kepala, temulawak untuk detox hati atau pandan yg bisa menghilangkan getir.

DSC_1094
aneka toping jamu

Untuk resep beras kencur  :

* Beras 1 1/2 sendok makan penuh direndam dulu selama 3 jam – diusakan tidak lebih     lama karena bikin beras jadi agak berlendir dan ga bagus untuk dibikin jamu , setelah itu diblender hingga halus.
* 100 gram kencur, dikupas
* Air 1 liter
* Gula merah cair sesuai selera
Semuanya direbus hingga air mendidih.
Tadaaaa! jadi deh jamu buatan sendiri yg pastinya jauh lebih terjamin kehigienisannya🙂

DSC_1097

Selesai acara ini jadi semangat bikin jamu sendiri. Ga pernah kebayang sebelumnya bahwa belajar bikin jamu bisa sefun ini🙂

 

Posted in cooking mama

Slow Cooker Choco Lava Cake

Efek mager Minggu sore ternyata bisa bikin mood buat berdayain slow cooker keluar. Akhirnya berbekal googling dan setumpuk doa biar ga gagal jadilah lava cake yg endesss dan Alhamdulillah lenyap dalam seperempat jam saja.

lavacake

Foto kiri      : Choco Lava Cake pas matang
Foto kanan : potongan terakhir yg masih sempat difoto sebelum ludes :D)

Buat yg penasaran mau nyoba, monggo saya share cara bikinnya ya.

Step 1  –  Siapkan 2 mangkuk untuk 2 adonan terpisah

Adonan 1 : Aduk rata 

  • 200 gr terigu protein sedang
  • 200 gr brown sugar
  • 3 sendok makan penuh coklat bubuk
  • 1 sendok makan butter
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh baking soda
  • 200 ml susu uht

Adonan 2 : Aduk rata 

  • 100 gr brown sugar
  • 2 sendok makan coklat bubuk

Step 2 – Siapkan minyak goreng dan 300 ml air mendidih

Step 3 :

  • Oleskan minyak goreng ke seluruh permukaan crock pot kemudian masukkan adonan 1
  • Berikutnya masukan adonan 2
  • Tuang air mendidih,  jangan diaduk

Step 4 – Tutup crock pot, set ke high. Tunggu hingga matang.

FYI, saya pakai Takahi 1.2 L dan butuh waktu 2 jam untuk matang. Resep ini jadinya setengah crock pot. Silahkan bikin 2 kali resep ini supaya crock pot nya penuh.

Selamat berkreasi, semoga bermanfaat dan bikin keluarga jadi lebih sehat 😊