Apa sih yg bisa dijadikan ukuran kedewasaan?
UMUR?
pada awalnya iya (untuk saya, dan mungkin sebagian orang?)
Dengan umur jadi bisa punya KTP, masuk tempat2 yg dianggap cuma orang dewasa yg bisa masuk tanpa diusir atau dapet pandangan aneh, punya SIM, kerja untuk kemudian dapet duit dan tabungan sendiri,bebas beli apa yg dimau, punya jam malam lebih longgar dan dianggap pantas untuk bikin keluarga baru.
Isn’t that sounds nice?
pada awalnya iya (untuk saya)
beruntung saya lahir dari ibu yg cenderung lebih moderat
saya dianggap sudah cukup dewasa dan dipercaya untuk tau apa dilakukan dengan segala konsekuensinya.
dan konsekuensi memang sudah seharusnya jadi impact dari hasil perbuatan
Bahwa kadang keputusan yg diambil tidak selalu dianggap tepat untuk kemudian saya menyadari betapa childishnya keputusan yg diambil
and now, here I am
saya lagi mengalami krisis kedewasaan -halah-
Kepentok masalah yg kurang etis untuk diceritain di blog.
Intinya saya lagi ditegur dan dituntut dewasa dalam situasi yg g diharapkan.
Saya harus bertindak sesuai umur, sementara secara mental sama sekali belum siap
dalam hal ini, dalam keadaan setengah sadar saya udah menyakiti hati banyak pihak dengan ketidakdewasaan saya
call me irresponsible for this.
saya g amanah.
Kemarahan, emosi, bertindak impulsif jadi bentuk ketidakdewasaan saya
dan saat ini saya sangat2 menyesal.
Lagi mikir apa yg bisa saya lakukan untuk mamperbaiki semuanya
karena dalam hal ini saya harus mem fixing beberapa hati yg udah saya sakiti bukan sekedar genteng bocor yg tinggal diganti sama genteng baru ato panci rombeng yg bisa ditambal pake segel murahan yg cukup dibeli di pasar.
Dari hal ini saya mau belajar, dan bisa ngambil kesimpulan
bahwa umur bukanlah jaminan kedewasaan.
umur cuma bentuk hitungan hari dimana kita hidup
yg dimana seharusnya makin besar hitungan harinya berbanding lurus dengan nilai kemampuan kita menguasai diri kita sendiri untuk terus memelihara kebaikan.
Mudah2an ini bukan sekedar tulisan hasil penekanan ego yg sifatnya sementara
Mudah2an tahun 2010 saya bisa lebih matang untuk mempertimbangkan segala sesuatu bukan hanya untuk kepentingan pribadi
Mudah2an yg hati-hati nya sempat tersakiti bisa berbesar hati memaafkan dan memberi kesempatan bagi saya untuk belajar dewasa
dan mudah2an yg membaca bisa saling mendoakan untuk sama2 menjadi pribadi yg lebih baik
Amin


